Amanda Setiorini

Amanda.my.id

Kantong Impian

Biasanya menjelang akhir tahun, saya sudah punya keinginan kuat–biasanya dalam hal tempat wisata yang mau saya datangi. Sejak sendiri memang saya selalu mematok setiap tahun harus mengunjungi negara lain supaya bisa menebus kekuperan selama belasan tahun tidak boleh kemana-mana… (^_^) Tahun 2010 saya ke Thailand, tahun 2011 saya ke Disneyland Hongkong.

Tahun ini, sudah menjelang akhir tahun begini, masih juga saya tidak tahu mau jalan-jalan ke mana. Padahal tahun-tahun sebelumnya, saya sudah pesan tiket dan mengajukan cuti. Hehehe…. Kenapa ya? Provokator saya bilang, saya memang sudah mau ke tempat itu sejak lama. Dan sampai sekarang belum ada tempat yang ingin saya datangi, dengan keinginan yang kuat seperti kedua tempat tadi. Nah…

Gara-gara omongan itu saya jadi ingat. Dulu memang saya punya sebuah kantong biru yang saya sebut Kantong Impian. Di dalam kantong itulah saya masukkan hal-hal yang menjadi keinginan saya, tentunya dalam bentuk brosur. Misalnya, saya masukkan brosur perjalanan wisata ke Thailand yang berisi tempat-tempat menarik dan harus saya kunjungi di sana. Lain lagi, saya masukkan brosur sebuah  laptop (berwarna biru)  yang saya inginkan.

Ketika memasukkan segala brosur itu ke dalam kantong impian, saya belum punya apa-apa. Tabungan saya habis untuk menyelesaikan proses cerai, dan saya tidak berharap bisa pergi ke Thailand dalam waktu dekat. Saat memasukkan brosur itu saya hanya berucap, “Suatu saat juga akan bisa pergi ke sana…” Saya masukkan ke kantong dan tidak pernah saya buka-buka lagi kecuali untuk menambahkan impian kedua, laptop biru. Setiap kali melihat, saya tahu impian saya di sana. Tapi belum bisa saya capai.

Dan, keduanya memang benar-benar saya peroleh dalam waktu yang tidak terlalu lama. Ke Thailand memang direncanakan, dan kebetulan, tabungan pun sudah ada. Sedangkan laptop, dapat lungsuran yang masih oke. (^_^) Meskipun sekarang pun saya sudah ganti laptop yang lain lagi.

The point is, mungkin orang memang perlu memiliki impian dan mendefinisikan dengan jelas impiannya. Kan katanya sebuah hal baik akan menarik hal-hal baik lainnya, demikian pula hal yang buruk. Memiliki impian adalah hal yang baik, tentunya. Seperti salah satu tagline Disney, when you wish up on a star…. Sekarang, Kantong Impian saya sudah kosong. Saya harus segera mengisinya lagi. (^_^)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: