Amanda Setiorini

Amanda.my.id

Resolusi Tahun Baru

Awal tahun biasanya identik dengan berbagai resolusi agar menjadi pribadi yang lebih baik. Mulai dari turun berat badan sebanyak 7 kg dalam setahun hingga lari pagi 5 km setiap hari. Salahkah? Tentu saja tidak. Hanya, sering kali saking terlalu besarnya semangat tahun baru tersebut, kita jadi lalai memecahnya dalam tujuan-tujuan kecil yang lebih realistik untuk dicapai.

Ujung-ujungnya, di akhir tahun kita tidak merasakan perubahan yang berarti seperti yang diharapkan di awal tahun. Jadi, selagi masih belasan hari melewati tahun baru, yuk kita buat resolusi-resolusi kecil yang dapat kita lakukan setiap hari dan tanpa terasa akan mengubah hidup kita. Simak beberapa di antaranya.

Hari ke-1:

Mulailah hari Anda dengan minum teh hijau, karena jenis teh sangat baik untuk kesehatan. Tidak seperti teh hitam atau teh oolong yang difermentasi, teh hijau memiliki kandungan katekin (sejenis antioksidan yang sangat kuat) tertinggi. Penelitian menunjukkan bahwa minum teh hijau secara teratur dapat mengurangi risiko terkena beberapa jenis kanker, sementara penelitian lain menyatakan bahwa teh hijau dapat menurunkan LDL (kolesterol jahat) dan berat badan.

Hari ke-2:

Masih urusan makanan dan minuman, yang tak kalah baiknya adalah mengonsumsi dark chocolate. Penelitian selama bertahun-tahun membuktikan bahwa flavonol—senyawa kaya antioksidan yang ditemukan di dalam kakao—dapat meningkatkan sirkulasi darah. Salah satu penelitian menunjukkan bahwa aliran darah menuju otak pun mengalami peningkatan, sehingga sekitar 2,5 jam setelah mengonsumsi 720 miligram flavonol, subjek penelitian menunjukkan peningkatan fungsi penglihatan dan kemampuan untuk mendeteksi arah pergerakan benda dengan lebih baik.

Hari ke-3:

Beberapa jenis makanan terbukti dapat memperlancar aliran darah ke seluruh tubuh. Di antaranya adalah ikan salmon yang kaya akan asam lemak omega 3. Zat ini memperbaiki sistem arteri tubuh dan menurunkan trigliserida, yang membentuk gumpalan (plak) dalam pembuluh darah. Asam lemak omega 3 juga membuat gumpalan darah lebih lengket untuk mengurangi dampak pendarahan.

Bahan makanan lainnya adalah tomat. Bagi Anda yang menderita penyakit darah tinggi (hipertensi) sari tomat diketahui dapat menurunkan tekanan sistolik darah hingga 10 poin dan diastolik hingga 4 poin. Sementara bawang putih telah dikenal sebagai pelindung tubuh terhadap penyakit aterosklerosis (pengerasan pembuluh darah). Seperti yang telah diketahui, aterosklerosis dapat menyebabkan terjadinya penyakit jantung dan stroke.

Kacang-kacangan juga sangat baik karena mengandung magnesium, mineral yang memicu pelebaran pembuluh darah (vasodilatasi). Semangkuk kacang-kacangan memenuhi sekitar 30% kebutuhan harian untuk dapat mengurangi tekanan pada jantung Anda.

Hari ke-4:

Memaafkan seseorang mungkin terdengar sepele, tetapi dampaknya sangat besar bagi diri kita. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa tekanan darah dan denyut jantung menjadi lebih rendah ketika Anda memaafkan seseorang. Memaafkan juga terbukti menurunkan tingkat depresi, kecemasan, dan rasa marah. “Memaafkan berarti membuang harapan bahwa kita dapat mengubah masa lalu,” kata Oprah.

Hari ke-5:

Memberi rangsangan bagi otak Anda dengan cara menghapalkan sebuah puisi. Pilihlah puisi yang dapat membangkitkan semangat Anda. Puisi-puisi Rumi bisa menjadi salah satu pilihan.

Perjalanan cinta bukanlah sesuatu yang mulus

Pintu yang ada di sana adalah ambang kehancuran

Burung-burung membuat lingkaran kebebasan yang besar di atas langit. Bagaimana mereka mengetahuinya?

Mereka terjatuh, dan terjatuh lagi

Lalu mereka mendapatkan sepasang sayap

Hari ke-6:

Kesibukan sehari-hari bukanlah alasan untuk mengabaikan kebutuhan seksual Anda. Penelitian menunjukkan bahwa pasangan yang menikmati hubungan seksual dua kali dalam seminggu cenderung memiliki sistem kekebalan tubuh yang lebih baik. Khusus untuk wanita, kurangnya kepuasan seksual cenderung mengakibatkan terbentuknya plak dalam pembuluh darah. Nah, jadi bukan hanya hubungan Anda saja yang rentan, tetapi juga kesehatan Anda. Semakin lama Anda menunda, akan semakin berkurang spontanitas Anda dalam hubungan seksual. Jadi, tunggu apa lagi?

Hari ke-7:

Penelitian menunjukkan bahwa orang-orang yang mencatat apa saja yang mereka makan dapat menurunkan berat badan dua kali lebih banyak daripada mereka yang tidak melakukannya. Jadi, catatlah setiap kali Anda makan atau mengambil makanan dari piring pasangan Anda dalam buku catatan kecil yang Anda bawa ke mana pun. Tetapi, jika merasa kesulitan, cobalah beberapa situs yang dapat membantu: http://www.peertrainer.com/, http://www.loseit.com/ , http://dailyburn.com/, http://www.sparkpeople.com/ .

Hari ke-8:

Berjalan cepat setiap hari selama 30 menit dapat mengurangi penambahan berat serta risiko penyakit stroke dan serangan jantung hingga 30%. Seberapa cepat Anda berjalan? Lakukan tes bicara saat Anda berjalan cepat. Idelanya, Anda tetap harus dapat berbicara sambil berjalan, tanpa kehabisan napas. Peneliti dari Universitas Florida menyatakan bahwa olahraga sederhana ini juga dapat membuat bentuk tubuh Anda lebih baik. Siapa yang sanggup menolak?

Hari ke-9:

Jangan melupakan tidur yang berkualitas. Jika Anda sulit tidur, cobalah mengonsumsi teh dengan rendaman bunga chamomile kering. Resep ini terbukti manjur bagi aktris Rosie Perez.Sementara pembalap Danica Patrick lebih menyukai suasana gelap dan suhu yang lebih rendah layaknya masa hibernasi beruang.

Hari ke-10:

Melakukan meditasi telah terbukti dapat menghalau stres dan menurunkan tekanan darah serta kadar kolesterol jahat. Beberapa orang merasa kesulitan untuk duduk berdiam diri selama 5 menit setiap hari. Jika Anda termasuk di antaranya, beberapa buku berikut ini mungkin dapat membantu: A Mindfulness-Based Stress Reduction Workbook oleh Bob Stahl, PhD dan Elisa Goldstein, PhD. Atau How to Meditate with Pema Chodron yang dilengkapi CD. Atau cobalah aplikasi dari https://insighttimer.com/ yang akan menghubungkan Anda dengan orang lain yang juga sedang bermeditasi.

Hari ke-11:

Hindari makan menjelang tidur. Penelitian menunjukkan bahwa orang-orang yang makan menjelang tidur mendapatkan kenaikan berat badan hingga 15,8 kg setiap tahunnya. Penelitian lain menunjukkan bahwa makan 70 menit sebelum tidur dapat menurunkan risiko terserang stroke hingga 76 persen. Penjelasan untuk hal ini adalah perubahan sirkulasi darah, kolesterol, dan gula darah yang terjadi akibat proses mencerna dapat mengganggu aliran darah ke otak.

Hari ke-12:

Kenali porsi makan Anda. Anda pasti merasa lapar dan makanan yang banyak tampaknya dapat memenuhi kebutuhan tersebut. Tetapi, benarkah ukuran tersebut yang Anda butuhkan? Kebanyakan kasus kegemukan terjadi karena orang tidak mengenali takaran makanan yang tepat untuk dirinya. Cobalah panduan berikut ini:

  • Campurkan setengah mangkuk pasta atau nasi, kira-kira seukuran bohlam lampu, dengan sayuran.
  • Taburkan selai kacang seukuran bola golf di atas roti panggang atau sepotong buah untuk mendapatkan camilan yang menyehatkan.
  • Kendalikan nafsu makan Anda dengan keju seukuran tiga buah dadu.
  • Ingin menu ayam sebagai makan malam? Takaran protein tanpa lemak setara dengan setumpuk kartu remi.
  • Seberapa banyak minyak zaitun atau salad dressing yang Anda butuhkan? Cukup seukuran dua koin Rp 500 yang ditumpuk.
  • Mulailah hari Anda dengan sereal susu atau yoghurt seukuran bola tenis.

Hari ke-13:

Anda tentu ingat salah satu iklan susu kalsium yang menyarankan untuk berjalan kaki beberapa ribu langkah. Ya, hal ini ada benarnya. Berjalan 10.000 langkah setiap hari berhubungan dengan banyak hal, mulai dari bentuk tubuh yang lebih langsing, tekanan darah yang lebih baik, hingga meningkatnya sensitivitas tubuh terhadap insulin.

Kebanyakan wanita di Amerika berjalan sekitar 4,912 langkah setiap hari. Bagaimana menghitungnya? Cara paling mudah adalah menggunakan pedometer. Pedometer dari Fitbit (http://www.fitbit.com/) dapat disinkronkan dengan komputer untuk membuat grafik langkah dan kalori yang terbakar setiap kalinya, sementara Omron (http://www.omronwebstore.com/) menghadirkan pedometer yang mudah digunakan dan dapat menyimpan data selama seminggu.

Hari ke-14:

Bicarakan sejarah kesehatan keluarga Anda dengan kerabat dan saudara. Dari merekalah Anda dapat mengetahui kemungkinan penyakit yang tersimpan dalam diri Anda. Tanyakan penyakit serius apa saja yang pernah atau diketahui pernah menyerang salah satu kerabat Anda. Beberapa penyakit yang perlu segera ditindaklanjuti antara lain tekanan darah tinggi, kanker payudara, dan diabetes.

Jika ada keluarga yang menderita penyakit tekanan darah tinggi, periksalah tekanan darah Anda setiap tahun dan patuhi saran dokter Anda. Penurunan tekanan sistolik hingga 5 poin dapat berarti 9 persen penurunan risiko serangan jantung koroner dan 14 persen kemungkinan Anda meninggal akibat stroke.

Sementara jika ada anggota keluarga yang menderita kanker payudara, Anda dapat mulai dengan mempertahankan berat badan yang sehat, berolahraga, dan mengurangi konsumsi alkohol. Menurut American Institute for Cancer Research, semua hal itu dapat menurunkan risiko hingga 38 persen.

Bagaimana dengan diabetes? Jika ada anggota keluarga yang menderita diabetes, Anda dapat mulai dengan mengurangi lemak di bagian perut. Bagi wanita yang sudah memasuki masa menopause, latihan beban menjadi penting karena otot, yang semakin berkurang sejalan pertambahan usia, membakar lebih banyak kalori daripada lemak. Anda dapat mencatatnya dalam My Family Health Portrait (https://familyhistory.hhs.gov/fhh-web/home.action).

Hari ke-15:

Secara umum, ada 3 vitamin yang tidak boleh Anda lupakan, yaitu: multivitamin, kalsium dengan magnesium, dan vitamin D. Lalu, tergantung pada kondisi ksehatan dan saran dokter Anda, beberapa vitamin mungkin harus masuk dalam daftar belanja Anda:

Jika Anda menderita sakit di punggung bagian bawah, kulit pohon willow mengandung salisin, zat antiradang yang mirip dengan bahan aktif dalam aspirin.

Jika terdapat riwayat penyakit Alzheimer dalam keluarga Anda, koenzim Q10 dapat melawan penurunan kognitif karena kandungan antioksidannya.

Jika Anda menderita tekanan darah tinggi, konsumsi minyak ikan setiap hari dapat menurunkan risiko penyakit jantung, selain juga menghilangkan nyeri akibat rheumatoid arthritis.

Hari ke-16:

Hitung indeks massa tubuh Anda dengan rumus Berat Badan (kg)/(Tinggi Badan (cm)/100)2. Angka yang dihasilkan menunjukkan banyaknya lemak dalam tubuh Anda. Bandingkan hasilnya dengan tabel di bawah ini:

Jika Anda dalam kategori gemuk dan sangat gemuk, menurunkan beberapa kilogram dapat memberi dampak yang besar bagi kesehatan Anda secara keseluruhan.

Menurunkan berat badan hingga 5 persen dapat meningkatkan kemampuan tubuh dalam mengolah insulin, yang berarti menurunkan risiko terserang penyakit diabetes tipe 2. Insulin adalah hormon yang menggerakkan glukosa ke dalam sel untuk proses metabolisme.

Menurunkan berat badan hingga 11 persen dapat secara signifikan menurunkan tekanan darah, mengurangi risiko penyakit kardiovaskuler hingga 21 persen, dan menurunkan risiko kematian oleh sebab apa pun hingga 25 persen.

Mengurangi berat badan hingga 16 persen dapat meningkatkan kadar vitamin D, yang sangat bermanfaat untuk mencega banyak penyakit, mulai dari migren hingga Parkinson.

Hari ke-17:

Ubah rutinitas harian Anda. Misalnya dengan mengubah minum kopi decaf menjadi kopi berkafein, karena kafein dapat menghambat pertumbuhan sel-sel kanker. Rutinitas lain yang kerap dilakukan adalah menunda makan setelah berolahraga.

Empat puluh lima menit setelah berhenti berolahraga adalah fase metabolik, sehingga Anda perlu mengisi tubuh dengan protein dan karbo untuk membantu perbaikan jaringan otot. Segelas susu cokelat atau buah dengan yoghurt adalah pilihan yang baik. Sering-seringlah membuka jendela. Udara di dalam ruangan ber-AC belum tentu lebih baik dibandingkan udara di luar.

Hari ke-18:

Untuk jumlah kalori yang sama (sekitar 90), Anda bisa makan sembilan keping keripik kentang atau tiga cangkir popcorn. Masukan seperempat cangkir jagung dalam kantong makan siang kertas dan lipat di atasnya. Panaskan dalam microwave selama sekitar dua menit atau sampai jagung berhenti melompat. Kemudian lumuri dengan cooking spray, taburi bawang putih, garam, atau kayu manis. Hitung jumlah kalori yang Anda butuhkan dan siapkan makanan yang tepat untuk memenuhinya.

Hari ke-19:

Cermati makan siang Anda. Penelitian menunjukkan bahwa membatasi pilihan makanan dapat mendorong timbulnya pemberontakan terhadap batasan tersebut. Jadi, jangan batasi menu makan siang Anda dengan satu macam sayuran saja. Bawalah setidaknya dua jenis sayuran dan Anda akan lebih suka makan sayuran karena dapat memilih.

Lalu, pilihlah piring makan yang berukuran lebih kecil untuk menurunkan konsumsi kalori. Peneliti menemukan bahwa orang merasa puas dengan makanannya jika piringnya terisi hingga ¾-nya, tidak peduli berapa besar piringnya. Jadi, perkecil ukuran piring dan penuhi hingga ¾-nya.

Label rendah lemak pada makanan sering kali membuat kita makan lebih banyak karena merasa tidak banyak kalori yang kita asup. Untuk menghindari jebakan ini, ikuti benar-benar saran penyajiannyan dan jangan memperbanyak takaran karena merasa produk tersebut rendah lemak.

Hari ke-20:

Anda sudah paham benar bahwa sarapan adalah makanan paling penting dalam keseharian Anda. Menghindari sarapan hanya akan meningkatkan risiko obesitas lebih dari empat kali lipat. Ternyata membuat makanan yang sama setiap hari juga merupakan ide yang baik. Penelitian menunjukkan bahwa orang yang berhasil mempertahankan berat badan setidaknya 13 kg selama satu tahun atau lebih cenderung mengkonsumsi pola makan dengan pilihan terbatas.

Mengonsumsi makanan yang sama berulang kali membuat mereka merasa kenyang lebih cepat dan secara keseluruhan makan lebih sedikit. Cobalah membuat hal ini sebagai salah satu ritual pagi Anda.

Hari ke-21:

Membersihkan dapur dari makanan kemasan. Buanglah makanan kemasan yang mengandung gula atau yang berakhiran –osa atau –ol.

Cermati bahan-bahan yang terkandung dalam makanan kemasan. Kandungan yang berakhiran –osa biasanya adalah gula tambahan dan hanya mengandung kalori kosong, kecuali gula laktosa alami yang ditemukan dalam susu dan fruktosa yang berada dalam buah dan sayur. Perhatikan benar-benar kandungan gizi dalam produk rendah lemak. Produsen sering menambahkan gulan untuk mengisi rasa yang kurang.

Zat makanan berakhiran –ol biasanya mengandung gula alkohol, yang berbeda dari gula biasa, dan karena sering dilabelkan sebagai ‘bebas gula’. Meskipun mengandung sedikit kalori, tetapi dapat mengakibatkan kegemukan jika dikonsumsi dalam jumlah besar. Juga dapat mengakibatkan kembung dan diare.

Hari ke-22:

Sebuah penelitian di sebuah desa di Spanyol mengingatkan kita tentang pentingnya berhubungan dengan orang lain. Para peneliti menemukan bahwa denyut jantung orang yang menghampiri atau orang yang dihampiri mengalami sinkronisasi, yaitu naik dan turun dalam waktu yang sama. Karena itu, cobalah kembali menghubungi kawan-kawan lama Anda dan mengembalikan ikatan di antara Anda.

Hari ke-23:

Membersihkan gigi dengan benang gigi merupakan salah satu cara yang ampuh untuk menghilangkan bakteri dalam mulut. Anda tentu tahu bahwa bakteri tersebut dapat masuk ke dalam aliran darah dan menyebabkan berbagai penyakit. Hanya saja, sudah benarkah cara Anda menggunakan benang gigi?

Kaitkan benang pada salah satu gigi membentuk huruf C, kemudian gerakkan ke bawah batas gusi. Gerakkan benang naik-turun pada permukaan gigi, seperti gerakan saat menggosok sepatu. Sebelum melepas kaitan benang, geser kembali benang ke garis batas gusi dan lakukan gerakan yang sama untuk gigi di sebelahnya. Jangan lupa memilih benang gigi yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda.

Hari ke-24:

Ingin tahu lebih jauh tentang sistem pencernaan Anda? Cermati BAB Anda. Ukuran dan warna kotoran dapat menunjukkan kondisi di dalam tubuh Anda. Misalnya, BAB seukuran kelereng dan keras menunjukkan bahwa pola makan Anda kurang serat. Selain itu, hubungi dokter jika kotoran Anda berwarna sebagai berikut:

  • Merah, mungkin terjadi pendarahan di saluran pencernaan bagian bawah.
  • Hijau, gejala penyakit Chron.
  • Krem, menunjukkan disfungsi kantung empedu.
  • Putih, kemungkinan gangguan pankreas atau kanker pankreas.
  • Hitam, pendarahan di saluran pencernaan bagian atas.

Hari ke-25:

Anda pasti sudah sering mendengar sebelumnya: belajar berkata ‘tidak’ alias menolak. Sering kali, karena berbagai alasan, Anda merasa tidak enak untuk menolak permintaan seseorang, apalagi jika orang tersebut memiliki arti yang penting bagi Anda. Padahal, dengan terus menerus menyanggupi permintaan orang lain, Anda bisa kehilangan waktu untuk diri sendiri dan berakhirnya dengan menderita stres kronis.

Perlu Anda ketahui, stress kronis dapat mengakibatkan ketidakseimbangan kadar hormon kortison dalam tubuh sehingga merusak mood dan menurunkan energi Anda. Jadi, ada saatnya Anda harus menolak permintaan orang—kerabat, rekan kerja, teman, keluarga—demi kesehatan Anda sendiri.

Hari ke-26:

Setiap kali bangun tidur, biasanya yang kita lakukan adalah meregangkan tubuh alias mengulet. Sebenarnya hal ini merupakan hal yang alamiah mendapatkan kembali kelenturan tubuh. Para ahli pun menyatakan bahwa peregangan dapat membuat Anda lebih kuat. Cukup dengan meregangkan tubuh selama 10 menit setiap kali Anda bangun di pagi hari. Beberapa gerakan yang dianjurkan adalah sebagai berikut:

  • Dalam posisi berdiri, bungkukkan badan hingga menyentuh lantai, dengan menekuk salah satu lutut kaki selama 15 detik. Lakukan bergantian dengan kaki lainnya.
  • Tautkan kedua tangan di belakang tubuh dan tarik menjauhi tubuh sehingga bahu dan dada terbuka lebar.
  • Rentangkan tangan ke atas sejauh mungkin dan rasakan tubuh Anda tertarik ke atas.
Hari ke-27:

Carilah camilan bergizi untuk mengisi jarak antara waktu makan Anda. Dengan demikian Anda tidak tergoda untuk makan banyak sebelum waktu makan utama Anda. Siapkan juga camilan bergizi di tas untuk menemani perjalanan Anda.

Hari ke-28:

Berbagi kebaikan kepada siapa pun, baik orang yang Anda kenal maupun tidak. Menurut sejumlah penelitian, hal ini dapat membangkitkan mood Anda. Lagipula, percaya atau tidak, berbuat baik bersifat menular. Jika Anda melihat orang berbuat kebaikan, Anda pun ingin melakukannya. Jadi, jika orang lain melihat Anda berbuat kebaikan, maka kebiasaan ini akan menyebar luas. Anda tidak perlu harus memberikan uang. Bisa juga Anda memberikan perhatian, kemampuan, atau hal-hal nonmaterial lainnya.

Artikel di Conectique

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: