Amanda Setiorini

Amanda.my.id

Mengajak Bayi Menikmati Musik

Setelah mengenalkan bayi dengan lagu-lagu sejak di dalam kandungan, lanjutkan dengan pengalaman bermusik lainnya setelah ia lahir. Bayi yang terbiasa mendengarkan musik di dalam kandungan cenderung mudah ditenangkan saat rewel. Anda juga dapat membiasakan ia tidur dengan alunan musik atau lagu.

Penelitian terbaru menunjukkan bahwa mendengarkan musik merupakan salah satu cara terbaik untuk mempelajari irama, gerakan, dan suara bagi bayi dan anak-anak.

Kebanyakan bayi pada usia 6 bulan merasa senang diayun-ayun di pangkuan Anda atau menggoyangkan tubuhnya mengikuti ketukan. Bayi juga dapat menirukan musik dengan memukul-mukulkan mainan pada mejanya atau membuat suara yang menyenangkan. Bermain dengan kastanyet atau kerincingan yang dapat menimbulkan suara dan mudah digenggam akan sangat menyenangkan bayi Anda.

Anda akan mendapati beragam mainan yang menghasilkan musik untuk kelompok anak usia 6-12 bulan, tetapi mungkin saja bayi Anda justru merasa lebih senang dengan benda-benda sederhana yang dapat menimbulkan suara. Panci, kaleng, atau ember bisa menjadi drum untuk dipukul dengan sendok. Cara ini membantu bayi belajar tentang sebab-akibat; ketika dipukul, benda ini akan menimbulkan suara.

Anda juga dapat memasukkan biji-bijian atau pasta kering dalam botol plastik dan tutup rapat ujungnya. Bayi akan menikmati suara yang ditimbulkan saat botol tersebut digerakkan. Hanya saja, Anda perlu memastikan tutupnya tidak akan terbuka karena benda-benda kecil di dalamnya dapat membahayakan bayi.

Atau, ajari bayi Anda memegang 2 mangkuk plastik dan menepukkannya. Si kecil Anda pasti menyukainya, sekaligus pelajaran pertamanya untuk bertepuk tangan.

Mendengar dan membuat bermacam suara juga membantu bayi mengenali suara dan pola percakapan. Anda dapat membantunya mengembangkan keterampilan mendengar-yang akan dibutuhkannya saat belajar bicara-dengan melakukan ‘percakapan musikal’ dengannya. Berikan satu kerincingan untuk bayi dan satu untuk Anda sendiri. Goyangkan kerincingan Anda dan bayi akan merespons dengan menggoyangkan kerincingannya. Lagu-lagu yang membutuhkan suara, seperti ‘tut-tut’ untuk kereta api, merupakan cara menyenangkan untuk membantu bayi belajar mendengar dan menirukan suara.

Lagu-lagu yang diterapkan dalam permainan membantu bayi Anda mengingat kapan waktunya bertepuk saat Anda menyanyikan lagu tertentu. Dan, dengan mengetukkan irama dari kata-kata yang dinyanyikan, Anda membantu bayi mengingat kata dan menggunakannya dalam percakapan kelak. Bayi juga dapat menikmati irama jika duduk dipangkuan dan Anda mengetukkan kaki mengikuti irama. Doronglah bayi untuk bergoyang, ‘bernyanyi’, atau memainkan kerincingan saat mendengar musik.

Kebanyakan bayi pada usia ini sedang berdiri, dan ini menjadikan kegiatan menari berdua sebagai aktivitas yang menyenangkan. Pilihan musiknya tergantung Anda, tapi sesuaikanlah dengan gerakannya. Misalnya untuk mengetukkan kaki mengikuti irama, Anda perlu memilih musik yang tidak terlalu cepat. Umumnya bayi akan meniru perilaku Anda dan hal ini membantu meningkatkan keterampilannya mengoordinasikan anggota tubuh.

Artikel di Conectique

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: