Amanda Setiorini

Amanda.my.id

Kultwit @gm_gm tentang Birokrasi

Sent: 3 Nov 2010

1. Saya ingin bicara ttg birokrasi kita. Sebab salah satu bencana Indonesia: gunung berapi giat, para birokrat lambat.#biro

2. Reformasi birokrasi yg jadi janji SBY-Boediono belum tampak hasilnya. Mungkin kurang konsisten. Perlu tiga generasi utk membereskannya.

3. Kekalutan birokrasi dimulai sejak tahun 1950. Menjdi parah sejak “Demokrasi Terpimpin” dan “Ekonomi Terpimpin”. #biro

4. Padahal kemahiran administratif birokrasi kolonial masih perlu dilanjutkan. #biro

5. Di masa awal kemerdekaan, dirasakan perlunya fungsi2 baru dlm pemerintahan. Birokrasi pun berkembang #biro

6. Birokrasi juga jadi lahan kekuasaan dan “ekonomi”: cita2 lulusan sekolah masa itu umumnya jadi pegawai negeri.#biro

7. Juga ada “semangat” yg menganggap Negara (pelaksananya: birokrasi) adalah penyelenggara kesejahteraan masyarakat#biro

8. Waktu itu “swasta” umumnya “asing” – perusahaan Bld, Inggris dll, & orang Indonesia keturunan Cina yg masih dianggap “bukan kita”.#biro

9. Ada bias negatif thd “swasta” (pedagang dsb) yg membuat birokrasi makin diperkuat dlm kuasa dan kuantitas.#biro

10. Ketika Bung Karno menerapkan “ekonomi terpimpin”, kehidupan ekonomi praktis dibawahkan birokrasi. Semua hrs pakai izin Negara.#biro

11. Di tahun 1966, ketika Bung Karno jatuh, “ekonomi terpimpin” ditinggalkan. Mirip RRC meninggalkan Mao dan masuk “jalan kapitalis”.#biro

11. Dgn Orde Baru, swasta tumbuh pesat. Tapi ini tetap rezim “otoriter birokratik”. Birokrasi + kuasa militer tak mau lepas tangan.#biro

12. Apalagi kuasa birokrasi + militer dpt keuntungan materiil: izin dan kontrol bisa mendatangkan uang. Menguatlah korupsi.#biro

13. Dan apa dan siapa yg mengontrol perlikaku birokrasi? Yg ada pengawasan dari dalam. Hasilnya persekongkolan.#biro

14. Jika di RRC ada Partai Komunis yg berada di atas birokrasi dan militer, di sini Golkar hanya mesin pemilu yg justru dikendalikan.#biro

15. Tak aneh jika Ibnu Sutowo, maharaja Pertamina,(milik Republik), bisa bertahan lama dan memperkaya keluarganya sampai kini.#biro

16. Tapi takbiat birokrasi yg tanpa kontrol tak cuma berakibat pd “Sutowoisme.” Juga dlm perilaku birokrat se-hari2.#biro

17. Kantor2 pemerintah penuh sesak pegawai. Tapi mereka umumnya mirip penganggur. Bedanya: mereka digaji – dan mempersulit prosedur.#biro

18. Itulah yg diwarisi pemerintah SBY-Boediono. Apalagi tak ada keberanian Presiden bertindak drastis. Tak cuma itu.#biro

19. Faktor DPR sangat penting: reformasi birokrasi akan diganggu anggota2 DPR yg ambil keuntungan dari permainan politik dlm birokrasi.#biro

20. Contoh: Serangan ganas thd Sri Mulyani di DPR a.l. didukung pejabat yg sakit hati disingkirkan SMI dlm reformasi di DepKeu.#biro

21. Faktor lain: berkuasanya pemerintah daerah. Kelambanan menangani korban tsunami Mentawai sbg besar krn kelemahan Pemda.#biro

22.Apa yg harus dilakukan? Kini makin besar peran swasta dan inisiatif rakyat. Kini ada kebebasan bersuara dan politik.#biro

23. Di Bogor kabarnya ada grup masyarakat, “Bogor 100”, yg bekerja agar jadi “counterpart” Pemda utk membangun kota yg lebih sehat.#biro

25. Contoh di Bogor, kalau benar, bisa memberi inspirasi masyarakat lain: kita tetap bisa coba imbangi birokrasi, atau kita “hindari” dia.#biro

26. Yg pasti, kita tak bisa berharap reformasi birokrasi akan ada hasilnya sekarang. Juga kita tak bisa buang mereka ke laut. Sekian. #biro

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: