Amanda Setiorini

Amanda.my.id

Awasi Kolesterol Anda!

Begitu mendengar kata ’kolesterol’ benak Anda pasti sudah dipenuhi oleh larangan mengonsumsi berbagai makanan enak. Padahal, sebagian besar kolesterol justru dibuat oleh tubuh kita sendiri.

Coba lihat kembali hasil pemeriksaan darah tahunan Anda. Adakah bagian bertanda khusus yang menyatakan bahwa kandungan zat tersebut dalam tubuh Anda berada di luar batas normal? Apakah itu kolesterol?

Sebenarnya, kolesterol merupakan senyawa lemak kompleks, salah satu zat gizi yang sangat diperlukan oleh tubuh kita di samping karbohidrat, protein, vitamin dan mineral. Lemak merupakan salah satu sumber energi yang memberikan kalori paling tinggi. Oleh karena itu, kolesterol juga merupakan zat yang dibutuhkan oleh tubuh. Disamping itu, lemak atau khususnya kolesterol memang dibutuhkan oleh tubuh kita terutama untuk pembentukan dinding sel dan hormon steroid. Karena tidak larut dalam darah, agar dapat dikirim ke seluruh tubuh kolesterol dikemas bersama protein menjadi Lipoprotein.

Sekitar 80 persen kolesterol dihasilkan oleh tubuh melalui organ hati, sedangkan 20 persen didapatkan dari luar tubuh. Dengan kata lain, makanan kita sehari-hari seharusnya hanya memasok sekitar seperlima kebutuhan total kolesterol. Peningkatan kadar kolesterol umumnya berasal dari makanan, terutama jika jumlah kolesterol yang dikonsumsi tidak seimbang dengan kebutuhan tubuh.

Tidak Semua Berbahaya

Kolesterol mengandung 3 komponen yang masing-masing berbeda sifatnya. Low Density Lipoprotein (LDL) kerap disebut sebagai kolesterol jahat. Protein utama yang membentuk LDL adalah Apo-B (apolipoprotein-B). LDL mengandung lebih banyak lemak sehingga mengambang di dalam darah. Tingginya kadar LDL menyebabkan pengendapan kolesterol dalam pembuluh darah. Kolesterol LDL merupakan penyebab utama penyakit jantung koroner sekaligus target utama dalam pengobatan. LDL mengangkut kolesterol paling banyak di dalam darah.

Sementara High Density Lipoprotein (HDL) mengangkut kolesterol lebih sedikit dari LDL dan sering disebut kolesterol baik karena dapat membuang kelebihan LDL di pembuluh darah arteri kembali ke hati, untuk diproses dan dibuang. HDL ini mempunyai kandungan lemak lebih sedikit dan mempunyai kepadatan tinggi sehingga lebih berat. Protein utama yang membentuk HDL adalah Apo-A (apolipoprotein). HDL mencegah kolesterol mengendap di arteri dan melindungi pembuluh darah dari terjadinya aterosklerosis (pembentukan plak pada dinding pembuluh darah) yang menyebabkan penyempitan pembuluh darah.

Bila penyempitan dan pengerasan ini cukup berat, maka suplai darah ke otot jantung tidak cukup jumlahnya. Sering timbul rasa sakit atau nyeri dada yang disebut sebagai angina dan bila berlanjut akan menyebabkan kematian jaringan otot jantung yang disebut nfark miokard. Kondisi ini dapat menyebar luas dan menyebabkan gagal jantung (heart failure). Jika sumbatan ini menyerang pembuluh darah otak, maka akan terjadi stroke.

Komponen ketiga adalah Trigliserida. Meningkatnya kadar trigliserida dalam darah juga dapat meningkatkan kadar kolesterol. Sejumlah faktor dapat mempengaruhi kadar trigliserida dalam darah seperti kegemukan, konsumsi alkohol, gula, dan makanan berlemak. Karena itu kadar trigliserida dapat dikontrol dengan diet rendah karbohidrat.

Cara kerja kolesterol dalam tubuh adalah sebagai berikut: kolesterol diangkut dari hati oleh lipoprotein yang bernama LDL untuk dibawa ke sel-sel tubuh yang memerlukan -termasuk ke sel otot jantung dan otak- agar dapat berfungsi sebagaimana mestinya. Kelebihan kolesterol akan diangkut kembali oleh lipoprotein yang disebut HDL ke hati yang selanjutnya akan diuraikan lalu dibuang ke dalam kandung empedu sebagai asam (cairan) empedu. Inilah pentingnya pemeriksaan rutin terhadap kolesterol Anda.

Penyakit-penyakit Terkait Kolesterol

Penderita kolesterol LDL tinggi memiliki risiko tinggi untuk menderita penyakit kardiovaskuler, yaitu penyakit yang berkaitan dengan jantung dan pembuluh darah. Tentu saja ini terjadi karena pembuluh darah mengalami sumbatan akibat timbunan plak dari kolesterol LDL. Salah satu penyakit yang banyak diakibatkan oleh kondisi ini adalah jantung koroner, akibat otot jantung tidak menerima aliran darah. Fakta menunjukan 80% pasien penyakit jantung meninggal mendadak karena penyakit jantung koroner, dan bahkan 50% di antaranya tanpa gejala sebelumnya.

Namun selain kadar kolesterol, penyakit jantung koroner juga terjadi akibat merokok, tekanan darah tinggi (hipertensi, 140/90), usia (lebih dari 45 tahun untuk pria dan lebih dari 65 tahun untuk wanita), serta riwayat keluarga langsung yang menderita penyakt ini. Gejala yang sering timbul antara lain: rasa tertekan di daerah dada dan dapat menjalar ke lengan kiri, leher, serta punggung, sesak napas atau tercekik selama lebih dari 20 menit, keringat dingin, jantung berdebar, dan pingsan, serta kurang istirahat.

Stroke adalah penyakit berikut yang terkait dengan kolesterol. Jika penyakit jantung koroner terjadi karena sumbatan pembuluh darah sehingga otot jantung tidak mendapat suplai darah yang cukup, strok terjadi pada pembuluh darah ke otak sehingga otak kurang mendapatkan darah.

Gejala stroke ada yang berat, namun ada pula yang ringan. Gejala ringan, misalnya cara bicara yang normal tiba-tiba menjadi cadel. Sementara gejala yang sifatnya berat misalnya terjadi kelumpuhan anggota gerak, wajah menjadi tidak simetris, bahkan terjadi perdarahan otak yang mungkin menyebabkan kematian.

Diabetes mellitus atau yang dikenal dengan penyakit kencing manis adalah kondisi di mana kadar gula darah melebihi batas normal. Diabetes yang tidak terkontrol dengan kadar glukosa yang tinggi meningkatkan kadar  kolesterol dan trigliserida dalam tubuh. Menurut penelitian, LDL pada penderita Diabetes lebih ganas karena bentuknya lebih padat dan ukurannya lebih kecil (Small Dense LDL) sehingga sangat mudah masuk dan menempel pada lapisan pembuluh darah yang lebih dalam (aterogenik).

Karena itu kematian utama pada penderita diabetes mellitus adalah akibat penyakit kardiovaskular. Bahkan pasien dengan diabetes cenderung mengalami gangguan jantung pada usia yang masih muda. Pasien diabetes mellitus sangat biasanya dianjurkan menekan kolesterol khususnya LDL hingga <100mg/dL. Bahkan pasien diabetes mellitus yang sudah terkena penyakit jantung koroner, target LDL-nya lebih rendah lagi, yaitu <70 mg/dL.

Terakhir tapi bukannya tak penting, pembentukan plak akibat kolesterol tinggi juga dapat terjadi pada pembuluh darah di penis (arteri dorsalis penis). Akibatnya,  penis tidak mendapatkan aliran darah yang cukup untuk ereksi sehingga terjadi disfungsi (gangguan) ereksi.

Kolesterol vs. Gaya Hidup Sehat

Seperti kata pepatah, mencegah lebih baik daripada mengobati. Agar terhindari dari penyakit-penyakit tersebut, yang dapat Anda lakukan adalah menjalani gaya hidup sehat: diet rendah lemak, stop merokok, mempertahankan berat badan seimbang, juga melakukan olahraga secara teratur.

Diet rendah lemak bukan berarti tidak bisa makan enak. Idealnya, konsumsi makanan kita mengandung lemak dibawah 30 %, karbohidrat 50-60% dan protein 20%. Usahakan jangan mengkonsumsi makanan berkolesterol sampai lebih dari 300 mg setiap hari. Dengan kata lain, Anda perlu membatasi konsumsi makanan berlemak. Seperti diketahui, ada 3 macam lemak dalam makanan kita, yaitu:

  • Saturated  (lemak jenuh), terdapat dalam makanan seperti kuning telur, jeroan, dan otak sapi. Sebaiknya makanan seperti ini harus di hindari.
  • Monounsaturated (lemak tak jenuh rantai tunggal), terdapat dalam udang dan kepiting. Makanan ini boleh dikonsumsi dengan jumlah terbatas.
  • Poliunsaturated (lemak tak jenuh ganda), terdapat dalam ikan laut dalam (misalnya: tenggiri dan tuna) yang juga mengandung Omega 3. Makanan seperti ini dapat membantu menaikkan kadar HDL dan menurunkan LDL .

Cara berikutnya adalah menghentikan kebiasaan merokok. Merokok dapat memicu penebalan atau penyempitan pembuluh darah. Selain itu rokok mengandung nikotin yang memacu pengeluaran zat-zat yang merangsang peningkatan denyut jantung dan tekanan darah. Misalnya adrenalin. Rokok juga mengandung karbon mono-oksida (CO) yang memiliki kemampuan jauh lebih kuat daripada sel darah merah (hemoglobin) untuk mengikat oksigen. CO menurunkan kapasitas sel darah merah membawa oksigen ke jaringan-jaringan termasuk jantung. Hal ini perlu diperhatikan terutama bagi penderita penyakit jantung koroner, karena pembuluh darahnya sudah terdapat plak sehingga aliran darahnya sudah sangat berkurang.

Menurut penelitian, perokok memiliki kemungkinan terkena stroke 2-3 lebih besar daripada mereka yang tidak merokok. Umumnya mereka juga mengalami penyumbatan arteri di kaki yang sering mengakibatkan kejang pada waktu olah raga.

Berat badan berlebih (obesitas) juga mendorong timbulnya penyakit seperti diabetes dan hipertensi, yang pada gilirannya mempertinggi risiko penyakit jantung koroner. Karenanya, penting bagi setiap orang untuk menjaga berat badan ideal yang dapat dihitung melalui rumus Indeks Massa Tubuh (IMT).

IMTmerupakan cara sederhana untuk memantau status gizi orang dewasa, khususnya yang berkaitan dengan kekurangan dan kelebihan berat badan. Namun cara ini hanya diperuntukan bagi orang dewasa (lebih dari 18 tahun) dan tidak dapat diterapkan pada bayi, anak, remaja, ibu hamil, maupun olahragawan.

IMT =
Berat Badan (Kg)
—————————————————–
Tinggi Badan (m) x Tinggi Badan (m)
 
Status Gizi Kategori IMT
Kurus Kekurangan berat badan tingkat berat < 17,0
Kekurangan berat badan tingkat ringan 17,0 – 18,4
Normal   18,5 – 25,0
Gemuk Kelebihan berat badan tingkat ringan 25,1 – 27,0
Kelebihan berat badan tingkat berat >27,0

Menurut para ahli, olahraga yang efektif membantu menurunkan kadar kolesterol adalah olah tubuh yang melibatkan otot-otot besar, seperti paha, lengan atas, serta pinggul. Lakukan senam, aerobik, jalan kaki, berenang, jogging, bersepeda, atau sejenisnya paling tidak tiga kali seminggu masing-masing 1 jam. Jangan lupa melakukan pemanasan selama 5-10 menit pertama, olahraga inti selama 30 menit, dilanjutkan 10 menit terakhir untuk pendinginan. Sebaiknya Anda memeriksakan diri ke dokter sebelum memulai olahraga agar dapat diketahui jenis olahraga yang paling tepat untuk dirinya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: